Tag Archives: Flammable

Apa itu LEL pada sistem deteksi gas?

6776274283-oxy-acetylene-cutting-torch

Apa itu LEL pada sistem deteksi gas? (Sumber gambar: www.loupiote.com)

Terakhir kali saya menulis postingan mengenai pengukuran gas mungkin sekitar 2 tahun yang lalu. Dan kali ini, saya ingin kembali berbagi pengalaman mengenai hal yang sama namun dalam konteks yang lebih serius. LOL.

LEL (Lower Explosive Limit)
LEL (Lower Explosive Limit) dapat dikatakan sebagai konsentrasi terendah dari suatu flammable gas (gas mudah terbakar) di udara yang dapat menghasilkan api dengan adanya igniton source (sumber pengapian), yakni : busur api, api & panas.

Untuk lebih memahami lagi apa itu LEL, mari kita lihat grafik dibawah ini.

LEL2

LEL vs UEL

Setelah melihat grafik tersebut maka dapat kita ambil kesimpulannya seperti ini:

Jika Flammable Gas < LEL maka tidak cukup untuk terbakar karena bahan bakar terlalu sedikit dan udara terlalu banyak
Jika Flammable Gas > UEL maka tidak cukup untuk terbakar karena bahan bakar terlalu banyak dan udara terlalu sedikit
Dan jika  LEL <= Flammable Gas <= UEL maka flammable gas siap untuk terbakar ataupun meledak kapanpun

Berikut beberapa contoh flammable gas beserta dengan batasan LEL & UEL nya:

LEL Table 1

Tabel nilai LEL & UEL dari beberapa gas

Sistem Deteksi Gas
Dalam sistem deteksi gas, jumlah kehadiran gas di udara dinyatakan dalam %LEL. Jika pembacaan gas detektor adalah 0%LEL maka hal ini menunjukkan bahwa udara terbebas dari flammable gas. Jika pembacaan menunjukkan 50%LEL berarti flammable gas telah bercampur di udara namun belum cukup untuk dapat terbakar. Dan jika pembacaan menunjukkan 100%LEL artinya flammable gas telah bercampur di udara dan siap terbakar kapanpun jika ada sumber pengapian.

Disclaimer : Acetylene memiliki jangkauan ‘explosive mixture’ yang luas bahkan UEL-nya mencapai 100%, ini berarti dengan jumlah oksigen yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sekalipun, Acetylene dapat terbakar dengan sendirinya.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa pengukuran terhadap flammable gas pada F&G system hanya cukup sampai %LEL saja. Mengapa tidak sampai %UEL? Ya sesuai penjelasan diatas tadi, saat flammable gas sudah mencapai 100%LEL maka gas tersebut siap terbakar kapanpun! Bayangkan jika di sebuah kilang minyak paparan flammable gas nya mencapai 100%LEL , maka hanya tinggal menunggu sialnya saja bukan!?

Oleh karena itu, dalam penerapannya di lapangan, biasanya sistem deteksi gas hanya akan ‘mentolerir’ kehadiran flammable gas di udara tidak sampai 100%LEL. Di beberapa kilang yang pernah saya datangi mereka mematok setpoint untuk alarm HIGH level di 10%LEL dan alarm HIGH-HIGH level di 40%LEL.

Saya tidak tahu pasti apa dasar suatu flammable gas dapat ‘ditolerir’ kehadirannya di udara. Yang saya tahu adalah jangan pernah berharap penuh dengan yang namanya alat, sedikit apapun flammable gas dibolehkan untuk hadir, namun 0%LEL jelas lebih baik bukan? CMIIW.